Bangun Ekosistem Agribisnis, PIU ICARE Sultra Dorong Koperasi Kolaka Timur Kembangkan Bisnis
Kolaka Timur — PIU ICARE Sulawesi Tenggara bersama konsultan agribisnis melaksanakan Pendampingan Agribisnis Koperasi pada 27–30 Agustus 2026 di Kecamatan Lambandia dan Kecamatan Aere, Kabupaten Kolaka Timur.
Kegiatan ini melibatkan empat koperasi binaan ICARE, yaitu Koperasi Milenial Penanggo Sejahtera, Koperasi LEM Sejahtera, Koperasi LEKMA Mokupa, dan Koperasi Tinete. Pendampingan difokuskan pada penguatan kelembagaan, penajaman unit bisnis, penyusunan strategi usaha, serta optimalisasi pemanfaatan Matching Grant (MG) agar mampu memberikan manfaat ekonomi dan berkelanjutan bagi anggota koperasi.
Dalam pendampingan, koperasi didorong untuk memperkuat tiga pilar utama pengelolaan bisnis, yaitu produksi, keuangan, dan pemasaran. Penguatan tersebut mencakup pemetaan bahan baku, perhitungan kapasitas dan biaya produksi, penyusunan HPP, analisis pasar, pengembangan jaringan buyer/offtaker, hingga penyusunan SOP dan peningkatan kapasitas SDM.
Pada Koperasi Milenial, pengembangan usaha diarahkan pada bidang pengolahan kakao dan daging sapi, dengan penekanan pada kesiapan pasar, bahan baku, kapasitas produksi, serta keberlanjutan usaha. Sementara itu, Koperasi LEM Sejahtera didorong memperkuat hilirisasi kakao, termasuk pengembangan produk hingga tahap cocoa liquor dan perluasan akses pasar.
Koperasi LEKMA mendapatkan pendampingan dalam penajaman pemanfaatan MG untuk mendukung pengembangan usaha, termasuk penguatan bisnis sarana produksi pertanian. Adapun Koperasi Tinete diarahkan untuk mengembangkan potensi usaha peternakan, pembibitan sapi, pengolahan pakan, serta membangun keterkaitan bisnis dengan koperasi binaan ICARE lainnya.
Pendampingan juga mendorong terbentuknya ekosistem bisnis antarkoperasi di kawasan Kolaka Timur, khususnya dalam rantai nilai kakao dan sapi potong. Sinergi antarkoperasi diharapkan dapat menciptakan hubungan usaha yang saling menguntungkan, memperluas pasar, serta meningkatkan nilai tambah bagi anggota.
Melalui pendampingan yang intensif dan berkelanjutan, Program ICARE diharapkan tidak hanya menghadirkan dukungan sarana dan pembiayaan, tetapi juga membangun koperasi yang kuat secara kelembagaan, profesional dalam pengelolaan bisnis, dan mampu menjadi penggerak agribisnis kawasan.